Minggu, 04 Juli 2010

SENSASI TAPANULI SUMATERA UTARA

PARIWISATA

Tapanuli Utara

Tapanuli Utara memiliki tempat wisata rohani seperti

1. Makam Henry Lyman dan Samuel Munson missionaris dari Badan Zending Boston, Amerika Serikat meninggal tahun 1834
2. Gereja Dame yang berdiri tahun 1864
3. Kantor Pusat Gereja HKBP Pearaja (gereja terbesar di Asia Tenggara)
4. Sekolah Seminari Sipoholon


Danau Toba - Toba Samosir

Tapanuli Utara juga memiliki banyak objek wisata seperti Salib kasih, Air soda, Air panas di Tarutung, Panorama Indah di Huta Ginjang, Pantai Danau Toba di Kecamatan Muara, Istana Raja Sisingamangaraja, Aek Sipangolu, dan Tombak Sulu-sulu di Bakkara kecamatan Muara.

Tapanuli Tengah

Daerah yang layak untuk dikembangkan sebagai objek wisata antara lain :

1. Kawasan Danau Pandan di Kecamatan Lumut
2. Kawasan Danau Paris yang letaknya di perbatasan Aceh Selatan dengan Kecamatan Manduamas
3. Kawasan Pegunungan dan Goa Alam
4. Kawasan Gunung Batara Sipan di Kecamatan Sibolga merupakan Gunung batuan kapur yang terletak di Hulu Sungai Sibulan, sebagian masyarakat di daerah ini menganggapnya angker dan memilki banyak legenda-legenda tertentu
5. Kawasan Kade Gadang yang terdapat di daerah Kecamatan Barus
6. Derah Sampuran Silaklak di Kecamatan Kolang
7. Kawasan Aloban Bair di Kecamatan Tapian Nauli
8. Daerah Muara Kolang di Kecamatan Kolang

Juga terdapat beberapa pantai dan pulau yang indah:
Pantai Pandan, Pantai Kalangan, Pulau Mursala, Pulau Silabu-labu Besar/Kecil, Pantai Kadai Gadang, Pulau Sorkam, Pulau Pane, Pulau Situngkus, Pulau Bakal, Pulau Porlak, Pulau Sulaiman, Pulau Rambutan, Pulau Unggeh.

Tapanuli Selatan

Keadaaan topografis terdiri dari dataran rendah, bergelombang, berbukit dan bergunung. Daerah ini dikelilingi oleh Gunung Gongonan diKecamatan Batang Angkola, Gunung Lubuk Raya di Kecamatan Padangsidimpuan Barat dan Gunung Sibual-buali di Kecamatan Sipirok. Selain memiliki gunung-gunung yang indah, Tapanuli Selatan juga memiliki panorama yang indah akan danaunya seperti Danau Tao di Kecamatan Sosopan, Danau Siais di Kecamatan Siais dan Danau Marsabut di Kecamatan Sipirok.

Mandailing Natal

Selain mempunyai beberapa daerah aliran sungai untuk objek wisata dimana daerah Kabupaten mandailing Natal ini terdiri dari gugusan pegunungan dan perbukitan yang dikenal dengan Bukit Barisan juga daerah pesisir/daerah pantai.Karena itulah wilayah Mandailing Natal sangat indah dilalui oleh Bukit Barisan dibeberapa kecamatan serta pantai daerah pesisir seperti di Kecamatan Batahan, Natal, dan Muara Batang Gadis.Disamping itu Kabupaten Mandailing natal ditemukan lokasi air panas yang merupakan daerah objek wisata seperti: Sabajior, Sibangor Julu / Sampuraga dan dibeberapa desa di Kecamatan Panyabungan.Daerah ini juga mempunyai beberapa jenis binatang yang harus dilindungi seperti: rusa, siamang, beberapa jenis burung, binatang menyusui, binatang reptil, binatang ampibi serta jenis spesies tumbuh-tumbuhan.

Toba Samosir
1. Air terjun Sigura-gura terkenal sebagai Pembangkit Listrik Tenaga Air dan sebagai Arena Arung Jeram Tingkat Internasional.
2. Pusat Perbelanjaan Nasional. Kelihatannya seperti sederetan Rumah Tradisional, terletak di pusat Balige. Gedung perbelanjaannya dihias dengan ornamen dan arsitek Batak.
3. Pantai Ajibata. Ajibata dikenal dengan pantai dan suatu tempat yang sangat penting sebagai pintu gerbang dan daerah transit jika kita ingin ke Samosir melalui ferri atau kapal. Perjalanan Ajibata - Samosir membutuhkan waktu sekitar 30 menit.
4. Tomok adalah gerbang bagian Timur dari Pulau Samosir. Atraksi-atraksi dan objek wisata yang menarik perhatian wisatawan Nusantara maupun Mancanegara seperti : Sigale-gale, Makam Raja Sidabutar, Batu Kursi, Rumah Tradisional Siallagan, Pertunjukan Tari Tradisional.
5. Makam Sisingamangaraja di Pagar Batu Balige. Orang Batak telah mengambil bagian dalam mencapai kemerdekaan Indonesia. Sisingamangaraja adalah salah satu pahlawan tanah Batak.
6. Pusuk Buhit mempunyai nilai kebudayaan yang tinggi khususnya bagi orang Batak. Dengan ketinggian 4000m dari permukaan air, diyakini bahwa tempat ini adalah pemukiman nenek moyang orang Batak yang diturunkan dari langit oleh "Mula Jadi Nabolon" (Tuhan Yang Maha Esa). Nenek moyang orang Batak (Siraja Batak adalah manusia yang pertama kali diturunkan di Pusuk Buhit) dan dari sanalah menyebar ke seluruh dunia, oleh karena itu dianggap sebagai tempat asal mula orang batak. Pegunungan dan panorama yang menarik menambah keindahan pemandangan. Bediri pada Puncak Pusuk Buhit, kita akan dapat menikmati pemandangan di kaki Pusuk Buhit yang dikenal sebagai Tempat Asal Usul Orang Batak. Di kaki Pusuk Buhit telah dibangun Rumah Tradisional untuk mengingatkan kita akan nilai-nilai sejarah budaya Batak.
7. Pulau Tulas. Menaiki Gunung Pusuk Buhit atau bepergian melalui kapal, kita dapat melihat sebuah pulau kecil yang belum disentuh oleh manusia dan dinamakan Pulau Tulas yang berada di sebelah barat Kota Pangururan.
8. Pemandian Air Panas Pangururan terletak pada kaki Pusuk Buhit yang bersumber dari kaki gunung. Airnya mengandung belerang dan panas sehingga diakui kemampuannya dapat menyembuhkan penyakit-penyakit kulit.
9. Museum Balige dan Arjuna (berada di Laguboti).
10. Dolok Tolong adalah sebuah gunung terkenal di Balige. Menurut sejarahnya Puncak gunung Dolok Tolong ini digunakan Pahlawan Sisingamangaraja sebagai tempat peristirahatan selama perjuangannya melawan kolonial Belanda.
11. Rumah Budaya Jangga Dolok. Daerah pemukiman rumah batak yang disertai dengan Ornamen Batak Asli Tradisional dapat dijumpai di Jangga Dolok sekitar 38 km dari kota Balige. Rumah Tua Jangga Dolok berumur sekitar 200 tahun telah dihuni oleh 8 generasi sampai sekarang. Disamping itu kita akan mendapatkan bermacam corak dan warna Ulos/sejenis pakaian adat hasil buatan tangan, kita dapat melihat penduduk setempat membuat / menenun Ulos. Jangga Dolok berdekatan dengan lahan Pertanaian Padi, Kopi, Jagung dan Jahe serta Peternakan.
12. Taman Eden 100. Perjalanan 30 menit dari kota Balige kita akan menjumpai Kecamatan Lumban Julu, suatu daerah yang penuh dengan kekayaan alam yang terdapat pada lokasi wisata di Taman Eden 100. Taman Eden 100 mempunyai 100 jenis pohon buah-buahan yang bisa dikonsumsi oleh manusia. Tempat wisata ini digolongkan kepada Agro dan Eko Wisata. Disamping terdapat 100 jenis pohon buah-buahan, juga terdapat tempat menarik lainnya seperti : Panjat Gunung, Air Terjun Tingkat 7 (tujuh), Rumah Tarzan, Goa Kelelawar, Harimau dan bermacam-macam jenis Anggrek yang belum diketahui jenisnya dan tersedia juga tempat untuk Camping
13. Gua Sangkal ini digunakan sebagai tempat menganyam tikar, khususnya pada malam hari. Tempat ini sudah tidak asing lagi bagi para wisatawan.
14. Pulau Tao adalah sebuah pulau kecil yang membutuhkan 5 menit perjalanan dari desa Simanindo, pulau ini sudah mempunyai restoran,rest house, penginapan dan sangat cocok untuk tempat istirahat, pulau ini ditawarkan sebagai tempat berinvestasi.
15. Tuktuk Siadong juga dianggap sebagai rumah bagi wisatawan, segala pelayanan untuk wisatawan dapat dipenuhi dimana-mana, sperti : Hotel, Restoran, Diskotik, Night Club. Tuktuk Siadong dapat dicapai dengan menyeberangi Danau Toba dari Tiga Raja atau Ajibata melalui ferri atau kapal. Penyeberangan dapat dilaksanakan setiap jam dan kegiatan masyarakat sehari-harinya berhubungan dengan kepariwisataan seperti menjual souvenir-souvenir di tempat objek w

Tidak ada komentar:

Posting Komentar